This site uses cookies to help us provide quality services. Using our services, you consent to the use of cookies. (EU Cookie Law)

Beato Yordanus Saxony

Jordan of Saxony, Jordan de Alamaia, Giordano di Sassonia

Yordanus Saxony
  • Perayaan
    13 Februari
  • Lahir
    Sekitar tahun 1190
  • Kota asal
    Diosis Paderborn, Westphalia, old Saxony (Sekarang Jerman)
  • Wilayah karya
    Italia, Perancis dan Sekeliling Eropa
  • Wafat
    13 Februari 1237 di Palestina Israel | Tenggelam dalam kecelakaan kapal laut
    Dimakamkan di Gereja Biara Dominikan St. Yohanes di Acre (Akko) Israel
  • Beatifikasi
    Tahun 1826 oleh Paus Leo XII


Beato Yordanus Saxony

Beato Yordanus berasal dari keluarga bangsawan Jerman Count of Eberstein. Ia dilahirkan sekitar tahun 1190 di Castle of Borrenstrick, di wilayah Keuskupan Paderborn Jerman. Setelah selesai pendidikan dasar di tanah kelahirannya, Yordanus dikirim untuk menempuh pendidikan tinggi di Universitas Paris Perancis. Di kota ini Yordanus bertemu dengan Santo Dominikus, sang pendiri Ordo Praedicatorum (Ordo para Pengkhotbah) atau Ordo Dominikan.

Terinspirasi oleh kesucian hidup Santo Dominikus, Yordanus memutuskan untuk meninggalkan dunia dan bergabung menjadi seorang Dominikan.  Setelah melewati masa novisiat yang panjang, pada hari rabu abu tahun 1220,  Yordanus ditahbiskan menjadi seorang imam Dominikan oleh santo Dominikus. Tugas pertama yang diberikan Santo Dominikus kepadanya adalah : melanjutkan studinya yang tertunda karena harus menjalani masa Novisiat.

Yordanus pun kembali ke Universitas, melanjutkan studinya sampai ia meraih gelar master dibidang seni dan Sastra. Pada tahun 1221, Santo Dominikus menunjuk Yordanus sebagai Prior Provincial Dominikan untuk wilayah Lombardy Italia.

Pada tanggal 6 Agustus 1221, Santo Dominikus tutup usia. Yordanus dengan suara bulat terpilih menggantikannya sebagai Superior General Ordo Praedicatorum. Seturut teladan Santo Dominikus, Yordanus hidup kudus, penuh disiplin, dan berkomitmen untuk menegakkan regula Ordo Praedicatorum  yang telah dirumuskan oleh Santo Dominikus.

Yordanus akan selalu dikenal sebagai seorang Dominikan sejati. Dibawah pimpinannya, Ordo baru ini berkembang sangat pesat.  Dengan bersenjatakan Rosario, Yordanus  menjelajahi Eropa untuk berkotbah dan mengadakan visitasi ke biara-biara.  Ia adalah seorang pengkotbah yang begitu hebat, sehingga orang-orang terpelajar sesudah mendengarkan kotbahnya, berbondong-bondong datang ingin menjadi Dominikan.

Di kota Padua Italia, kotbah Superior General Dominikan yang kedua ini menggetarkan hati seorang pangeran muda dari Swabia Jerman yang saat itu menjadi mahasiswa.  Kata-kata Yordanus yang memukau dalam kotbahnya, mengetuk hati sang pangeran untuk meninggalkan kehidupan duniawi dan menjadi seorang Dominikan.  Meski ditentang oleh keluarganya, pangeran muda bernama Albertus ini tidak peduli.  Walau ia kemudian dicari-cari dan diancam akan dibawa pulang ke Jerman oleh keluarganya, Albertus tetap bersikukuh untuk menjadi biarawan Dominikan.  Saat ini,  kita mengenal pangeran Albertus sebagai Santo Albertus Magnus atau Santo Albertus Agung, salah seorang Pujangga besar Gereja;  sebuah permata yang indah pada mahkota Gereja Katolik. 

Melalui kuliah dan kotbah-kotbahnya di Universitas-universitas ternama di Eropa, Yordanus diperkirakan telah membawa lebih dari 1.000 kaum terpelajar yang terdiri dari para dosen dan mahasiswa kedalam ordo Dominikan. Pertumbuhan yang begitu pesat dari Ordonya membuat Yordanus harus membentuk empat provinsi baru dari delapan provinsi yang sudah ada.  

Yordanus meninggal dunia pada usia empat puluh tujuh tahun akibat kecelakaan kapal laut saat ia hendak kembali dari perziarahannya di Tanah Suci Yerusalem. Kapal yang ditumpanginya karam di lepas pantai Suriah pada tanggal 13 Februari 1237.  Ia dimakamkan di Gereja Biara Dominikan St. Yohanes di Acre (Akko) Israel. Makamnya masih ada ditempat itu sampai saat ini.  Yordanus dibeatifikasi oleh Paus Leo XII pada tahun 1826.(qq)


Arti nama

Yordanus = Bentuk Latin dari nama Ibrani  יַרְדֵן (Yarden), yang berarti : "Turun" atau "mengalir"

Awalnya adalah Nama sungai di Israel dan Yordania; yang kemudian diadopsi menjadi nama orang.

 

Variasi Nama

Jordon, Jordan (English), Jordanes (Ancient Germanic), Iordan, Yordan (Bulgarian), Jordaan, Joord (Dutch), Jourdain (French), Yarden (Hebrew), Giordano (Italian), Judd (Medieval English), Jordão (Portuguese), Jordán (Spanish)

Bentuk Feminim : Jordyn, Jordana (English), Jordana (Macedonian)

Kesaksian (0)

Beri Komentar

COMMENT_DISCLAIMER_II


Anda memiliki Pengalaman Rohani bersama ORANG KUDUS ini?
Sharing is Caring. Mari Berbagi...!




Para Kudus Menurut Abjad & Bulan

a b c d e f g h i j k l m n o p q r s t u v w x y z

Para Kudus Menurut Topik