• Petrus Kwon Tug-in

    Santo Petrus Kwon Tug-in

    Perayaan 24 Mei - 20 September (Pesta Para Martir Korea)

    Petrus Kwon Tug-in (1805-1839) lahir pada tahun 1805 di Seoul, di sebuah keluarga Katolik. Ketika dia masih kecil, ayahnya meninggal. Ibunya seorang Katolik yang saleh, dia juga meninggal ketika Petrus Kwon berusia 16 tahun. Ibunya adalah seorang teladan yang baik yang membuat dia menjadi seorang Katolik yang luar biasa. Dia bangun sebelum ayam pertama kali berkokok dan dia berdoa sampai fajar menyingsing. Dia dikenal sebagai seorang yang baik kepada semua orang.

  • Anna Wang

    Santa Anna Wang

    Perayaan 22 Juli - 28 September (sebagai salah seorang dari para Martir China)

    Santa Anna Wang dilahirkan dalam sebuah keluarga Katolik pada tahun 1886 di Majiazhuang, wilayah Weixian, bagian selatan Provinsi Hebei. Ibunya meninggal dunia saat Anna masih berusia lima tahun. Sejak masih belia, Anna kecil telah menunjukkan karakter yang kuat. Ketika usianya sebelas tahun, keluarganya memaksa Anna untuk menikah, namun dengan gigih ia menolak karena hendak mempersembahkan hidupnya bagi Tuhan dan menjadi seorang biarawati.

  • Fruktuosus

    Santo Fruktuosus

    Perayaan 21 Januari

    Santo Fruktuosus adalah Uskup Tarragona, Spanyol  di abad ke-3. Pada suatu hari minggu di tahun 259, beberapa tentara Romawi menangkapnya bersama kedua diakonnya, Augurius dan Eulogius saat mereka sedang merayakan Ekaristi.

  • Yohanes Yosef dari Salib

    Santo Yohanes Yosef dari Salib

    Perayaan 05 Maret

    St. Yohanes Yosef dari Salib adalah seorang mistikus Fransiskan  yang hidup pada abad ke 17. Ia diketahui memiliki karunia rohani yang luar biasa. Ia sering mengalami ekstasi rohani dan dikenal karena karunia  penyembuhan, bernubuat, levitasi dan bilokasi.

  • Yohana Fransiska de Chantal

    Santa Yohana Fransiska de Chantal

    Perayaan 18 Agustus

    Yohana dilahirkan di Dijon, Perancis pada tahun 1572. Ayahnya seorang yang saleh. Ia mengasuh anak-anaknya dengan baik setelah kematian isterinya. Yohana, yang amat dikasihinya, menikah dengan Christopher, Baron de Chantal. Yohana dan Christopher saling mengasihi. Tuhan mengaruniakan enam anak kepada mereka, empat yang bertahan hidup. Yohana menunjukkan kasihnya kepada Tuhan dengan mengasihi suami serta anak-anaknya dengan segenap hati.

Kalender Para Kudus

Bulan Mei

Pilih Topik